Warna adalah salah satu elemen yang cukup penting dalam desain grafis. Dalam ilmu seni rupa, warna bisa mewakili emosi dari karya tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh audience. Elemen warna dalam desain grafis juga memiliki fungsi tersebut. Contoh yang paling mudah adalah dengan menganalogikan warna terhadap hal-hal disekeliling kita. Misalnya; Awan=luas=biru muda, Matahari=cerah=kuning muda, Kayu=kuno, klasik=coklat, Api=menyala, semangat=merah.
Ketika merancang sebuah karya, kita sering kesulitan menentukan warna yang cocok dengan tema atau kesan yang diinginkan. Berikut saya sampaikan tips memilih warna, semoga bisa membantu.
1. Siapkan tema dan kesan yang diinginkan untuk desain tersebut. Apakah berkesan klasik, modern, natural, atau yang lain tergantung kebutuhan anda.
2. Cari ilustrasi atau foto yang sesuai dengan tema anda. Bisa hasil jepretan foto anda sendiri, atau free image seperti Stock Exchange misalnya.


Nih aku mau sedikit sharing aja tentang proses pembuatan foto yang aku rubah jadi vektor. Sebenarnya mudah saja kok, cuman butuh kejelian dan ketelitian untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan mirip dengan foto aslinya. Mungkin vektor ini gak terlalu sempurna, tapi cukuplah buat referensi. Hehehe. Software graphic yang aku gunain adalah
1. Siapkan image yang ingin kita vektorkan. Bisa dari kamera digital, foto handphone atau objek yang lain. Usahakan gambar dalam keadaan yang bagus, jelas terlihat detailnya agar kita mudah proses tracingnya. Kebetulan foto yang mau aku buat vektor ini hanya dari hape so mungkin kurang begitu tajam. atapi cukuplah buat dilihat detailnya.
2. Buat line universal terlebih dahulu seperti bentuk wajah, garis luar rambut, mata, hidung dan bibir. Gunakan warna garis yang kontras serta ketebalan yang sesuai agar bisa dilihat detail hasilnya. Untuk membuat garisnya bisa digunakan Freehand Tool (F5) di Toolbox atau Bezier tool lalu proses penyempurnaan ritme garis bisa digunakan Shape Tool.
3. Cobalah memberi warna pada garis-garis telah dibuat tadi untuk bisa melihat penampakan kasar. Pada bagian ini kita bisa menentukan standar warna atau warna dasar yang akan kita pakai nantinya, seperti warna kulit dan rambut. Disamping itu juga bisa menentukan proporsi proporsi muka jika belum sesuai. Gambar sudah bisa dilihat apakah sudah ada kemiripan dengan foto aslinya. Detail mata dan dan hidung serta bibir dan juga garis wajah merupakan elemen penting pembentuk wajah, so disini butuh kejelian.














Komentar Terakhir