Assalamu’alaikum!
Woho baru sekali ini buka tulisan di blog pake salam. Hehe it’s good. Hmmm sudah sekian bulan blogku yang satu ini terlantar tanpa daya, terkapar dan terluka. Hikz. Seakan terlupakan, namun bukan demikian adanya. Blog tetap menjadi bagian yang penting dalam hidupku. Ok guys, sehubungan dengan keadaan itu pula maka aku ingin sharing sedikit mengapa sampe aku begitu tega meminggirkan blogku ini. Yang jelas banyak kerjaan yang menyita waktu dan kadang sok menyita waktu
baik itu kerjaan dunia maya maupun yang nyata. Dan ternyata kesibukan di dunia maya malahan lebih dominan karena eh karena lebih menjanjikan mata menjadi hijau lihat bayangan $ (baca: DOLLAR) dimana-mana.
Aku awali dengan sedikit prolog tentang dollar tersebut. Sori, ini bukan bisnis online semacam PPC, PPC ato review. Tapi memang betul betul kerja nyata yang membutuhkan ide dan inspirasi bukan hanya modal klik sambil merem. Tentu karena blogku ini lebih spesifik dalam dunia desain, maka pekerjaan yang aku maksud juga tak jauh-jauh dari sana. Beberapa tahun terakhir ini banyak sekali bermunculan situs interaktif semacam kontes ato turnamen online dimana disana ada pertemuan antara buyer dan designer ato istilah kerennya crowdsourcing (kalo gak salah) dimana buyer adalah pembeli ato klien ato orang yang butuh sesuatu yang berhubungan dengan desain dan sedulur2nya, sementara desainer disana tugasnya mencurahkan ide dari apa yang dibutuhkan klien. Tentu itu tak semudah yang dikira, karena kita harus berkompetisi dengan para desainer dari seluruh dunia, dari kutub utara sampe kutub selatan bahkan kutubuku juga ikut2an
. Kontes apakah yang ada disana?? Wowh banyak sekali, mulai dari desain logo, banner, stationery, web design dll dan yang pasti bila kita menang akan dibayar dengan dollar, sekali lagi dollar bro… Nilainya? mulai dari $100 sampe $5000. Wow keren kan?
Read the rest of this entry »

Logo deBlasio adalah kemenangan paling baru dan paling ‘njlimet’. Emas ke 13 yang aku dapatkan. Setelah melalui 10 hari masa kompetisi harus melalui 2 minggu masa penjurian. Itupun bukannya mulus dengan bertengger di ranking 1 terus. Hari ini di atas besok turun ke ranking 4, besok naik habis itu turun lagi. Bener-bener bikin jantung deg2an gak karuan. Hehehe…




Nih aku mau sedikit sharing aja tentang proses pembuatan foto yang aku rubah jadi vektor. Sebenarnya mudah saja kok, cuman butuh kejelian dan ketelitian untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan mirip dengan foto aslinya. Mungkin vektor ini gak terlalu sempurna, tapi cukuplah buat referensi. Hehehe. Software graphic yang aku gunain adalah
1. Siapkan image yang ingin kita vektorkan. Bisa dari kamera digital, foto handphone atau objek yang lain. Usahakan gambar dalam keadaan yang bagus, jelas terlihat detailnya agar kita mudah proses tracingnya. Kebetulan foto yang mau aku buat vektor ini hanya dari hape so mungkin kurang begitu tajam. atapi cukuplah buat dilihat detailnya.
2. Buat line universal terlebih dahulu seperti bentuk wajah, garis luar rambut, mata, hidung dan bibir. Gunakan warna garis yang kontras serta ketebalan yang sesuai agar bisa dilihat detail hasilnya. Untuk membuat garisnya bisa digunakan Freehand Tool (F5) di Toolbox atau Bezier tool lalu proses penyempurnaan ritme garis bisa digunakan Shape Tool.
3. Cobalah memberi warna pada garis-garis telah dibuat tadi untuk bisa melihat penampakan kasar. Pada bagian ini kita bisa menentukan standar warna atau warna dasar yang akan kita pakai nantinya, seperti warna kulit dan rambut. Disamping itu juga bisa menentukan proporsi proporsi muka jika belum sesuai. Gambar sudah bisa dilihat apakah sudah ada kemiripan dengan foto aslinya. Detail mata dan dan hidung serta bibir dan juga garis wajah merupakan elemen penting pembentuk wajah, so disini butuh kejelian.



Comments