Belajar Desain

Prinsip Desain Grafis

Posted by: penamerah on: Kamis, 12 Februari, 2009

Prinsip-prinsip desain membantu menentukan bagaimana menggunakan elemen desain. Ada empat prinsip desain: keseimbangan, penekanan, irama, dan kesatuan. Prinsip-prinsip desain membantu anda untuk menggabungkan berbagai elemen desain ke dalam tata letak yang baik.

Keseimbangan
Setiap elemen pada susunan visual berat yang telah ditentukan oleh ukurannya, kegelapan atau keringanan, dan ketebalan dari baris. Ada dua pendekatan dasar untuk menyeimbangkan. Yang pertama adalah keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat. Yang kedua adalah keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap sisi halaman. Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat digunakan sebagai unsur balancing.

Simetris bisa menjadi kekuatan dan stabilitas publikasi, presentasi, dan situs web. Asimetris dapat menyiratkan kontras, berbagai gerakan, mengejutkan dll. Hal ini cocok untuk modern dan publikasi hiburan, presentasi, dan situs web.

Untuk menciptakan keseimbangan:

  1. Ulangi bentuk tertentu secara berkala, baik secara vertikal maupun horizontal.
  2. Pusat elemen pada halaman.
  3. Menempatkan beberapa visuals kecil di satu daerah untuk menyeimbangkan satu blok besar gambar atau teks.
  4. Gunakan satu atau dua bentuk aneh dan membuat bentuk biasa.
  5. Keringanan teks potong-berat dengan terang, berwarna-warni visual.
  6. Meninggalkan banyak spasi besar sekitar blok teks atau foto gelap.
  7. Offset besar, gelap foto atau ilustrasi dengan beberapa lembar teks kecil, masing-masing dikelilingi oleh banyak spasi.

Baca entri selengkapnya »

Elemen Desain Grafis

Posted by: penamerah on: Rabu, 11 Februari, 2009

Ketika membuat layout baru, Anda harus mulai dengan dasar elemen desain: line, bentuk, tekstur, ruang, ukuran, nilai, dan warna. Elemen dasar ini dapat menghasilkan berbagai layout tergantung bagaimana mereka sedang digunakan.

Garis

Garis adalah tanda untuk menghubungkan dua titik. Berbagai jenis garis muncul di mana-mana. Lihatlah di sekitar Anda dan Anda akan melihat baris yang lurus, lengkung, berbelok-belok, tipis, tebal, dan titik-titik.

Garis dapat digunakan untuk:

  1. Mengatur informasi.
  2. Penekanan kata.
  3. Menghubungkan informasi.
  4. Outline foto .
  5. Membuat kotak.
  6. Membuat bagan atau grafik.
  7. Membuat pola atau ritme dengan membuat banyak baris.
  8. Membuat penekanan langsung ke mata pembaca. (Membuat garis diagonal.)
  9. Mensugesti emosi.

Baca entri selengkapnya »

Desain Grafis

Posted by: penamerah on: Selasa, 10 Februari, 2009

Desain grafis adalah proses untuk menciptakan tampilan sebuah publikasi, presentasi, atau di situs web yang menarik, dengan cara logis. Ketika desain selesai maka:  menarik perhatian, menambah nilai, dan meningkatkan minat audiens, simpel, terorganisir, memberikan penekanan selektif, dan menciptakan kesatuan yang utuh.

Langkah-langkah dalam Proses Desain Grafis:

  1. Menganalisis audiens.
  2. Menentukan tujuan anda pesan.
  3. Memutuskan dimana dan bagaimana Anda akan muncul (apakah ia akan menjadi publikasi cetak, presentasi, atau situs web).
  4. Menetapkan tujuan.
  5. Mengatur teks dan gambar.
  6. Pilih format yang sesuai dan tata letak.
  7. Pilih sesuai typefaces, jenis ukuran, jenis gaya, dan spasi.
  8. Menambah dan memanipulasi grafik.
  9. Mengatur teks dan gambar.
  10. Proses proofing
  11. Memperbaiki dan menyempurnakan.

Baca entri selengkapnya »

Mencoba Adobe Illustrator

Posted by: penamerah on: Selasa, 6 Januari, 2009

Sebelumnya saya minta maaf karena lama sekali tidak meng-update blog yang satu ini. Ya karena banyak hal yang membuat saya jarang kemari. :D

Selalu berkutat dengan CorelDraw ternyata ada jenuhnya juga. Akhirnya berbekal pengetahuan yang minim terhadap Adobe Illustrator, mencoba juga akhirnya menjamah software vektor yang satu ini.  Sudah lama sebenernya tahu dengan software yang satu ini, cuman karena sakin cintanya sama Corel malah jarang sekali menyentuh, padahal dari segi fleksibilitas dan feature, menurut saya Ai lebih unggul dibanding CorelDraw.

Berbekal pengetahuan yang minim, akhirnya saya beranikan mencoret-coret kanvas Ai sekenanya. Nah jadilah. Ini salah dua vektor yang saya buat menggunakan Ai. Sebenarnya gambar2 ini sudah beberapa lama terposting di GALLERY saya. Mau ngusung kesini belum ada waktu. :D

Saat ini saya belum sempat sharing tutorialnya. Kapan-kapan deh ya.

Tips Memilih Warna

Posted by: penamerah on: Sabtu, 26 April, 2008

Warna adalah salah satu elemen yang cukup penting dalam desain grafis. Dalam ilmu seni rupa, warna bisa mewakili emosi dari karya tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh audience. Elemen warna dalam desain grafis juga memiliki fungsi tersebut. Contoh yang paling mudah adalah dengan menganalogikan warna terhadap hal-hal disekeliling kita. Misalnya; Awan=luas=biru muda, Matahari=cerah=kuning muda, Kayu=kuno, klasik=coklat, Api=menyala, semangat=merah.

Ketika merancang sebuah karya, kita sering kesulitan menentukan warna yang cocok dengan tema atau kesan yang diinginkan. Berikut saya sampaikan tips memilih warna, semoga bisa membantu.

1. Siapkan tema dan kesan yang diinginkan untuk desain tersebut. Apakah berkesan klasik, modern, natural, atau yang lain tergantung kebutuhan anda.
2. Cari ilustrasi atau foto yang sesuai dengan tema anda. Bisa hasil jepretan foto anda sendiri, atau free image seperti Stock Exchange misalnya.

Baca entri selengkapnya »

Tutorial vektor [01]

Posted by: penamerah on: Senin, 31 Maret, 2008

Nih aku mau sedikit sharing aja tentang proses pembuatan foto yang aku rubah jadi vektor.  Sebenarnya mudah saja kok, cuman butuh kejelian dan ketelitian untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan mirip dengan foto aslinya.  Mungkin vektor ini gak terlalu sempurna, tapi cukuplah buat referensi. Hehehe. Software graphic yang aku gunain adalah CorelDraw X3, karena memang aku sudah familiar dengan itu, tapi bisa juga digunakan sofware pengolah grafis yang lain seperti Freehand dan Illustrator.

Beberapa tahapan yang bisa kita lakukan untuk membuat gambar vektor yang kita inginkan [versiku] adalah sebagai berikut :

Cupid 011. Siapkan image yang ingin kita vektorkan. Bisa dari kamera digital, foto handphone atau objek yang lain. Usahakan gambar dalam keadaan yang bagus, jelas terlihat detailnya agar kita mudah proses tracingnya. Kebetulan foto yang mau aku buat vektor ini hanya dari hape so mungkin kurang begitu tajam. atapi cukuplah buat dilihat detailnya.

Cupid 032. Buat line universal terlebih dahulu seperti bentuk wajah, garis luar rambut, mata, hidung dan bibir. Gunakan warna garis yang kontras serta ketebalan yang sesuai agar bisa dilihat detail hasilnya. Untuk membuat garisnya bisa digunakan Freehand Tool (F5) di Toolbox  atau Bezier tool lalu proses penyempurnaan ritme garis bisa digunakan Shape Tool.

cupid 043. Cobalah memberi warna pada garis-garis telah dibuat tadi untuk bisa melihat penampakan kasar. Pada bagian ini kita bisa menentukan standar warna atau warna dasar yang akan kita pakai nantinya, seperti warna kulit dan rambut. Disamping itu juga bisa menentukan proporsi proporsi muka jika belum sesuai. Gambar sudah bisa dilihat apakah sudah ada kemiripan dengan foto aslinya. Detail mata dan dan hidung serta bibir dan juga garis wajah merupakan elemen penting pembentuk wajah, so disini butuh kejelian.

Baca entri selengkapnya »

Nirmana

Posted by: penamerah on: Kamis, 27 Maret, 2008

Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa. Elemen –elemen seni rupa dapat dikelompokan menjadi 4 bagian berdasarkan bentuknya.

  1. Titik, titik adalah suatu bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. Raut titik yang paling umum adalah bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah.
  2. Garis, garis adalah suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda, ruang, rangkaian masa dan warna.
  3. Bidang, bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan, mempunyai dimensi pajang, lebar dan luas; mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis.
  4. Gempal, gempal adalah bentuk bidang yang mempunyai dimensi ketebalan dan kedalaman.

Baca entri selengkapnya »

Be Colorful!

Posted by: penamerah on: Sabtu, 15 Maret, 2008

Cups of colors

Bayangkan hidup ini tanpa warna? Bayangkan pula jika sebuah desain tak ada warnanya. Uhh seperti apa ya? Buat hidup ini lebih berwarna. Buat sesuatu yang berarti bagi diri dan orang lain. Bravo!!

Vektorjunkie#10

Posted by: penamerah on: Senin, 10 Maret, 2008

VektorJunkie

Nah lo… bagi yang suka koleksi desain vektor dan pengin banyak referensi tentang gambar vektor, masuk aja ke vektorjunkie, disana kamu bisa donlod majalah gratisan yang berisi koleksi vektor terpilih dari belahan dunia. Pokoknya yang tampil disana adalah desainer-desainer top dari seluruh jagad raya. Ato kalo kamu sudah merasa pinter dan karyamu pantes untuk ditampilkan, silakan ikut berpartisipasi juga.

Gudday friend. Keep Creative keep smile :-)

The Girls in Vektor

Posted by: penamerah on: Jumat, 7 Maret, 2008

My SisterManissss…

Waktu nganggur [baca: sok nganggur] tapi tangan tak mau nganggur, aku punya dua foto yang aku sulap ke dalam vektor. Namanya juga belajar, jadi hasilnya gak bagus. Tapi lumayanlah buatobat nganggur. Hehehe:-P Untuk kali ini aku gak sempet bikin tutorialnya soalnya ini bikinan sudah agak, lain waktu pasti aku lengkapi dengan langkah2nya agar bisa sharing sama temen2.

Tema : Human // Kategori : Vektor //Software : CorelDrawX3